Cara Membuat PT Murah Untuk Mahasiswa Kere!

Buat PT mahal! Nggak juga tuh, saya sudah mencoba membuktikannya dengan modal kurang dari 10 juta sudah dapat membuat PT sendiri. Padahal pertamanya juga agak ragu akan berhasil atau tidak, ternyata alhamdulillah bisa juga tuh meskipun lama dan sulit (Namanya juga usaha!)

1. Plih Notaris yang Cingcay

Langkah pertama tentunya kita harus membuat akta pendirian perusahaan ke Notaris, minimal kita butuh 2 orang di dalam akte sebagai direktur dan komisaris. Usahakan Direktur adalah diri anda sendiri, karena akan banyak diminta tanda tangannya lebih dari Notaris di praktek bisnisnya. Nah soal harga Notaris, carilah notaris yang kamu kenal, kalau bisa senior dari fakultas hukum di Universitas yang sama, jika beruntung, kamu bisa mendapatkan harga Notaris dibawah 5 juta atau bahkan gratis (kalau gratis agak sulit sih). Nah, Notaris ini juga yang membantu kita membuat bukti setoran awal ke bank secara virtual. Bukan menipu, tetapi membuat pernyataan bahwa pendiri perusahaan sudah menyetor ke Bank dengan nilai yang cukup. FYI, untuk mendaftarkan PT minimal setoran Bank-nya 50 juta untuk PT skala kecil, dan itu duit semua! Makanya itu sekali lagi carilah Notaris yang cingcay dari segi harga dan perizinan. Dan harus dipastikan masalah biaya Notaris dibicarakan di awal, hati-hati dengan kata “gampang” karena nanti buntutnya repot kalau bermasalah.

2. Cari Tempat Numpang!

Jika kamu punya saudara, teman atau rumah orang tua yang masuk ke dalam zona komersial, cobalah numpang nama PT di rumah tersebut. Namun sayangnya dinas tata kota di DKI Jakarta sudah sangat ketat dalam hal ini, sehingga saya terpaksa menyewa sebuah virtual office di salah satu gedung bertingkat mewah di Kuningan. Mahal? Nggak kok, kan pakai virtual office.

Virtual Office merupakan kantor virtual yang didesain khusus untuk menjadi tempat tumpangan kantor-kantor dalam mengurus surat dan waktu-waktu tertentu untuk bertemu dengan client. Jadi kita bisa menyewa sebuah ruangan kantor di gedung elite daerah Sudirman atau Kuningan untuk perizinan lokasi PT. Namun ruang kantor tersebut sebenarnya hanyalah sebuah ruangan kecil dengan seorang resepsionis dan ruang kerja + ruang rapat yang dijatah beberapa jam dalam sebulan. Dalam artian memang kita nggak punya kantor real yang bisa kita tempati tiap hari kerja. Namun kita bisa menggunakannya sekali-kali jika ada keperluan meeting dengan client dengan jatah penggunaan ruang rapat. Resepsionisnya juga sangat baik dan mau membantu kita jika ada tamu yang mengantar barang atau yang hendak mengambil barang.

Asiknya lagi, virtual office juga akan membantu kita mengurus surat domisili perusahaan tanpa dipungut biaya tambahan. Nah kalau kita urus sendiri menggunakan alamat rumah atau minjem temen, biasanya orang kelurahan suka minta duit jajan biar prosesnya lebih mudah, yuck!

Nah, buat yang bernasib sama dengan saya, terpaksa deh harus sewa Virtual Office. Jujur, dengan virtual office, segala persuratan kita tampak lebih keren dengan alamat tower x lantai xx. Wih pasti ini perusahaan besar? Eh, ternyata virtual office. Namun sayangnya karena lahan kantor tersebut digunakan banyak PT, ketika di cari di Google, hasil pencarian alamatnya akan menumpuk. Ah, tapi itu nggak masalah sih, yang penting keren kalau ditanya soal kerjaan tinggal jawab: “Saya wirausaha, mendirikan PT sendiri yang sekarang berkantor di Menara xxx lantai 23, Sudirman”… Wusss… pasti calon mertua bakalan silau! 😀

Sekarang soal harga, sebenernya harga Virtual Office itu beragam, ada yang murah dan ada juga yang mahal tergantung dari fasilitasnya. Biasanya jarang ada Virtual Office yang ngasih harga dibawah 5 juta Rupiah pertahun, sekalinya ada jelek banget paketnya dan kurang bergengsi. Tapi kalau kita cermat, tentunya akan ketemu deh Virtual Office yang hemat tapi mantap. Kalau mau tanya aja lewat twitter aja, kalau disini nanti dikira promosi :p

3. Rekening Bank

Untuk PT, mungkin disini kita agak gimana gitu ya, karena beberapa Bank besar menetapkan saldo minimum sebesar 1 Juta Rupiah mengendap di dalam tabungan. Jadi sebenarnya kita sama saja seperti mengikhlaskan duit buat Bank. Tapi lagi-lagi ini bisa diakali dengan mencari bank-bank lain yang memberikan saldo minimum lebih kecil dari 1 Juta Rupiah. Asiknya lagi, Rekening PT juga tidak perlu di-isi juga nggak papa kok. Toh untuk melakukan tender, penunjukan, dkk kita tidak perlu menunjukan rekening koran secara lengkap. Kalau saya biasanya bagian history transaksi selalu di sensor, sehingga hanya terlihat kop surat dan detail alamat tabungan, tidak termasuk dalam-dalamnya.

4. Pajak

Mengurus pajak ini sebenarnya mudah, tapi harus agak sabar, karena mungkin kita tidak akan dilayani seperti layaknya di Bank. Intinya sih, harus sabar dan sabar, karena mengurus pajak PKP ini gratis loh! Kalau mau cepet juga bisa kalau…… Ah sudahlah!

5. Bonus ++

Sebelum artikel ini diakhiri, saya akan memberikan bonus ++ ketika membuat PT. 1, usahakan untuk memasukan izin usaha dalam akte sebanyak-banyaknya, jangan sampai ada yang tertinggal, karena PT kita juga bisa terbuka kemungkinannya untuk dipinjam oleh orang lain benderanya atau kita melakukan diferensiasi usaha ketika nanti sudah berjalan. 2, membuat PT tidak secepat yang kita kira, jangan heran kalau prosesnya bisa memakan waktu bulanan. Bersabarlah! 3, Buat jangka waktu PT didirikan selama seumur hidup agar tidak habis-habis. 4, Laporkan pajak dengan benar, sekarang orang pajak galak loh!

Nah, mungkin itu saja tipsnya, kalau masih ada yang kurang bisa tanya lewat komentar dibawah ini. Gracias!

 

Advertisements

4 thoughts on “Cara Membuat PT Murah Untuk Mahasiswa Kere!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s