Permainan Tradisional : Panjat Pinang!

Permainan ini permainan tradisional yang paling spektakuler yang pernah gua mainin. Rasa kebersamaan, pengorbanan, perjuangan + encok punggung semua jadi satu! dan asiknya lagi setelah menyelesaikan permainan ini ada kepuasan tersendiri bagi semua orang yang ikut berjuang dalam permainan.

Permainan Tradisional Panjat Pinang

Gua yang baju biru di sebelah kanan (mau eksis juga dong :D)

Permainan panjat pinang ini memang jarang kita temukan, apalagi makin tahun ke tahun jumlah pohon pinang makin langka. Sebuah pohon pinang untuk bisa menjadi besar dan kuat minimal membutuhkan waktu lebih dari 6 tahun. Sedangkan untuk memotongnya hanya butuh waktu kurang dari 60 menit. Setelah pohon ditumbagkan, kulit luar di kikis dan diamplas supaya halus hingga akhirnya siap deh untuk dipanjat. Pada saat mencari pohon pinang memang saya akui sangat sulit. Apalagi kita mencarinya di bulan Puasa. Akhirnya kita dapetin itu pinang di desa terpencil di gunung Salak, Jalannya terjal berbatu dan penuh jurang di kanan dan kirinya. Harga satu buah pinang yang kita dapatkan seharga 150.000 sudah termasuk bambu atas dan pengkulitan pinang hingga diamplas. Masalahnya ada di transport. Membawa pinang besar dan berat setidaknya dibutuhkan mobil pick up atau sebuah truk yang cukup mahal mengingat jarak dari gunung Salak ke kota Depok sangat jauh.

Permainan Tradisional : Panjat Pinang

Sudah 4 tingkat manusia belom sampe juga ..... grr

Akhirnya, 3 pinang kita dapatkan, gali lubang dengan linggis sedalam 1 meter, masukan pinang ke lobangnya bersama 10 orang laki-laki besar, Jleb! dan beri batu kali kecil di pingirnya dan kubur dengan tanah yang banyak hingga fondasi tidak goyang sama sekali. Sekarang tinggal di lumuri oli hingga benar-benar licin, karena kalau nggak dikasih oli dengan 1 orang saja bisa dipanjat jika nekat :D. Karena di panjat pinang ini sebenarnya pohon pinang itu cuma untuk pegangan saja, yang dipanjat ya manusianya seperti gambar diatas. Buat yang mau ikut manjat siap-siap aja koyo yang banyak karena pungung bakalan encok-encok menahan beban di bahu teman yang bertumpu pada kita. melumuri olinya juga maksimal setengah jam sebelum acara dimulai, karena olinya cepat sekali kering.

Ketika manjat! nah ini nih yang paling berkesan! Rugi banget yang ngak ikutan permainan ini karena emang bener-bener seru banget. Keringat mengucur deras, cape lelah semua jadi satu ditambah puasa lagi. Sebelumnya panitia PSA MABIM udah mencoba memanjatnya duluan jam 11 siang. Panasnya luar biasa tapi ternyata belum 15 menit kita sudah berhasil karena udah tau trik-trik cara memanjatnya, padahal pinangnya licin lho!

Jadi triknya nggak sulit, tapi berat :D, setiap orang mengandalkan bahunya seperti kelompok cheerleaders membentuk human pyramid, hanya saja human pyramid ini justru lebih mudah karena adanya pinang sebagai sandaran, tapi tetep aja pegel nih bahu diinjek-injek

Human Pyramid piramida manusia

Piramida Manusia

Setelah berhasil membentuk human pyramid, sekarang tinggal yang paling atas mengambil hadiah-hadiah dan bendera Indonesia di atasnya. Biasa kan seperti acara 17 Agustus pasti di atas pinang umumnya diberi bendera Indonesia. Kali ini di FIB versinya beda. Pada pinangnya teradapat bendera Indonesia dan Jaket Kuning sebagai lambang kita sedang berusaha meraih UI.

Sayangnya ketika PSA reguler, permainan ini tidak se-seru pada saat PSA non reg, karena pada saat OKK UI mereka sudah duluan belajar membuat manusia sehingga permainannya berlangsung sebentar dan kurang gereget. Tapi lumayan mengejutkan buat kita karena mereka sangat kompak dan bersungguh-sungguh saat outbond. Yang paling seru memang pas saat PSA non-reg. berkali-kali Mahasiswa Baru tergelincir kebawah dan berusaha mencari akal untuk memanjat pinang tersebut. hingga setelah 30 menit berlalu akhirnya bisa juga tuh pinang dipanjat!

Mengambil bendera di pinang berasa mengambil kemerdekaan

Yang miring itu fotonya, bukan pinangnya 😀

Nah, setelah pinangn berhasil diraihi puncaknya oleh yang paling atas, yang dibawah bisa melepas pinangnya dan tungu yang diatas mengambil barang-barang dan merosot ke bawah…. nggak usah takut bakalan kesusupan karena pinangnya itu licin dan halus kok.

Buat temen-temen yang ingin bikin permainan panjat pinang ini sebaiknya dipikir-pikir lagi karena :
1. Sebuah pinang harus menunggu selama minimal 6 tahun agar bisa dipanjat, jadi sayangilah tanaman ini
2. Masangnya susah minta ampun
3. Resiko kalau salah pasang bisa roboh tuh pinang
4. Resiko kecelakaan besar bagnet pas lagi dipanjat

Nilai plusnya :
1. Permainannya seru banget
2. Melatih kerja sama yang benar-benar baik
3. Masang pinangnya nggak kalah seru sama pas manjat 😀
4. Nonton yang main juga seru banget 😀

Advertisements

3 thoughts on “Permainan Tradisional : Panjat Pinang!

  1. Rina

    Ya Allah… Jadi pinang yang dipakai saat PSA dibeli di Gunung Salak??? Jauh banget, kak! Di sekitar Depok gak ada yang jualan ya?
    Anyway, terima kasih banyak buat kakak-kakak yang bener-bener niat beli pinang buat kita (maba FIB) :’D
    Sekarang pinangnya disimpan dimana, kak?

    Reply
    1. Hanif Ridwan Post author

      seharusnya ada, tapi bulan ramadhan nggak ada yang jualan kebetulan. Akhirnya nyari sampe gempor… hahaha
      masih tegak tuh di belakang gedung IX, nanti mau dipake sama karyawan dan mahasiswa lainnya yang mau seru-seruan main pinang 😀

      Reply
  2. Pingback: Traditional Children's Games | neoindonews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s