Category Archives: Bahan Kuliah

Network Attached Storage (NAS) dan Storage Attached Network (SAN)

NAS dan SAN

Network Attached Storage atau yang biasa disebut dengan NAS ditemukan pada awal tahun 1980-an oleh Brian Randell dan timnya dengan nama “Newcastle Connection” dengan mengembangkan teknologi akses file jarak jauh dari sebuah mesin UNIX menggunakan system operasi server.

Continue reading


DDC 23 Terbaru Sudah Terbit, Lantas Apa Perbedaannya?

Sudah lama semenjak pertama kali membuat blog ini membaca artikel slentingan tentang DDC edisi 23 yang akan dikeluarkan beberapa saat lagi. Rupanya karena sudah lama nggak buka-buka DDC (gara-gara sibuk ngubek-ngubek UDC). Tiba-tiba dari laman facebook muncul penampakan seorang teman yang berfoto narsis ria dengan DDC edisi 23 hardcover. Eits, kita bukan membahas photo tersebut asli atau bukan karena saya bukan pakar telematika seperti Roy Suryo. Hihihi… :D

Continue reading


Cara Menggunakan Google Docs

http://ferdian.web.id/wp-content/uploads/2009/10/google-docs-logo.jpg

“Kerja kelompok nih, mau ngerjain bareng kapan ya enaknya? jadwal kita bentrok mulu soalnya”. Langsung aja gua ngejeblak, “udah kerjain bareng aja di Google Docs!”. Sontak temen-temen gua bertanya “Apaan tuh Google Docs?”……….. (glek)

Continue reading


Persiapan Tempur Untuk Petugas Preservasi dan Konservasi

Bakteri Arsip

Pernah terbayang sebelumnnya berapa banyak jumlah bakteri, virus, spora (jamur), toxoplasma dan zat-zat renik lainnya yang terdapat pada arsip yang tidak terawat? Jumlahnya bisa mencapai jutaan dan jenis mikrobiologi yang ada di dalamnya bisa mencapai ribuan jenis. Continue reading


Tantangan Besar Moderenisasi

Franz Magnis Suseno -  Guru besar program studi filsafat

Franz Magnis Suseno - Guru besar program studi filsafat

Inilah untungnya jadi warga FIB UI. Selain saya belajar menjadi seorang pustakawan, saya juga ikut kecipratan ilmu dari jurusan-jurusan lainnya. Salah satunya ilmu yang saya dapatkan dari kuliah bersama mata kuliah Kebudayaan Indonesia oleh Bapak Franz Magnis Suseno guru besar program studi filsafat.

Continue reading


Bahan Kuliah Manajemen Perpustakaan

Bahan kuliah dari ibu Luki dalam mata kuliah Manajemen Perpustakaan 21 Februari 2011

Persentasi (rar) 16.4mb

http://www.mediafire.com/?poko2hge2pp7l98

Pengadaan koleksi dan tata cara pengadaan 43.5kb

http://www.mediafire.com/?rhau4q44747dev2

Pengantar CM 24.5kb

http://www.mediafire.com/?eg7rno74k571dty

Organisasi CM 69.5 kb

http://www.mediafire.com/?abt4ql6tgelss61

 


Menginstall Senayan Library CMS Pada Local Host

Senayan library logoPada postingan sebelumnya saya sudah menyampaikan membuat website offline dengan menggunakan Drupal, sekarang giliran CMS khusus untuk Perustakaan yang akan saya jabarkan cara menginstallnya. Senayan adalah salah satu jenis CMS untuk perpustakaan yang paling terkenal di Indonesia karena lahir dan dikembangkan oleh putra bangsa. Software ini bisa di unduh gratis di website diknas.

Pertama sebelum kita mulai, silahkan download software XAMPP dan Senayan (klik link tersebut)

*Perhatikan sistem operasi komputer anda, Karena ada 2 versi XAMPP installer 32 bit dan 64 bit. Pastikan OS yang dipakai sesuai

Setelah kita sudah mendownload kedua file tersebut. Install XAMPP pada root C:/

Oke kita lanjutkan ke langkah berikutnya :

1. Ekstrak file senayan3-stable……tar.gz pada C://xampp/htdocs

2. Lalu rename folder yang sudah di ekstrak dengan nama yang kita inginkan, sebagai contoh saya gunakan nama “senayan” pada folder saya

3.  Masuk ke dalam folder yang baru saja kita ubah nama, cari file sysconfig.inc.php lalu klik kanan dengan open with notepad atau wordpad. lalu edit php config

define(‘DB_NAME’, ‘senayandb’);
define(‘DB_USERNAME’, ‘senayanuser’);
define(‘DB_PASSWORD’, ‘password_senayanuser’);

Ganti DB NAME, DB USERNAME dan DB PASSWORD dengan nama folder senayan kita. contoh :

define(‘DB_NAME’, ‘senayan’);
define(‘DB_USERNAME’, ‘senayan’);
define(‘DB_PASSWORD’, ‘senayan’);

lalu pilih save dan tutup notepad/wordpad

5. Langkah berikutnya buka browser internet anda lalu ketik http://localhost/phpmyadmin dan tekan enter setelahnya

6. Pada home di phpmySQL masukan nama folder pada kolom create new database (contoh = senayan), dan biarkan kolom sebelahnya bertuliskan Collation. Lalu klik “create”

7. Masuk ke dalam tab import, lalu pilih choose file, pada choose file masuk ke C:/xampp/htdocs/senayan/install pilih file senayan.sql. setelah itu klik “Go!”

8. Setelah itu masuk ke tab SQl dan masukan Query seperti berikut

GRANT ALL ON senayan.* ‘senayan’@'localhost’
INDENTIFIED BY ‘senayan’;
FLUSH PRIVILEGES

SQL Query Senayan

Perhaikan penulisan, karena jika salah karakter sql tidak akan bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.

9. Setelah jadi buka tab baru pada browser dan masukan address berikut C://localhost/senayan.

10.  Pilih librarian login dan masukan username “admin” dan password “admin”

11. Pada halaman admin, kita akan diberitahukan bahwa mysqldump failure. Namun tidak perlu khawatir, failure ini terjadi karena kesalahan directory pada sysconfig.inc

12. Buka kembali sysconfig.inc dengan notepad, lalu pada

$sysconf['mysqldump'] = ‘/usr/bin/mysqldump’;

ubahlah menjadi

$sysconf['mysqldump'] = ‘/xampp/mysqldump/bin/mysqldump’;

lalu pilih save

Nah, senayan siap digunakan! Selamat mencoba, semoga bermanfaat :)


Membuat Website Pada Localhost Dengan Drupal

Drupal Logo

Untuk membuat website pada localhost (offline), kita membutuhkan 3 program pendukung yang harus sudah ada di dalam komputer kita. Yaitu :

1. Web server : Software yang menangani request HTTP. Jadi jika pada tab baru kita hanya menuliskan alamatnya, maka akan secara otomatis akan diarahkan pada awalan. Web server yang akan kita gunakan disini bernama “apache”.

2. RDBMS : Relation database management system (RDBMS), back end semua system informasi. Yang akan kita gunakan disini bernama MySQL

3. Programming language : Digunakan agar CMS dapat berkoneksi langsung dengan DBMS dengan bahasa yang sama, yang kita gunakan disini adalah bahasa pemograman PHP dengan CMS dari Drupal.

Untungnya ketiga program tersebut sudah masuk dalam paket program ketika kita mengekstrak hasil download dari program XAMPP. Jadi tidak perlu lagi mendownload dan menginstallnya satu persatu :D

Nah, sekarang kita mulai tahapan membuat website :

1. Setelah kita memahami 3 software pendukung tersebut. Unduhlah software XAMPP (apache) dan Drupal.

*Perhatikan sistem operasi komputer anda, Karena ada 2 versi XAMPP installer 32 bit dan 64 bit. Pastikan OS yang dipakai sesuai

2.  Install XAMPP pada local disc (C:) Tanpa masuk ke dalam subfolder. Contoh C:\XAMPP

3. Buka C:\XAMPP\HTDOCS atau biasa disebut document root

4. Buat folder baru pada HTDOCS dan berikan nama dengan alamat yang kamu inginkan. Contoh  C:\XAMPP\HTDOCS\ilmuperpus . usahakan tanpa spasi dan huruf kecil, karena nama folder akan berpengaruh pada keberhasilan kita membuat website.

5. Extract file drupal yang kita download pada folder yang kita buat (C:\XAMPP\HTDOCS\ilmuperpus). Hasil download akan berbentuk .rar. Pada Winrar akan terbukan file drupal-6.20.tar, klik 2x file .tar,setelah itu akan terbuka window winrar baru dengan hasil ekstrak dari .tar. Setelah itu barulah ekstrak folder drupal-6.20 pada winrar ke C:\XAMPP\HTDOCS\namafolder

6. Setelah di ekstrak, copy file default.settings.php pada C:\XAMPP\HTDOCS\namafolder\drupal-6.20\sites\default\default.settings.php

7. Setelah itu paste di dalam folder tersebut (di dalam default). dan ubah nama folder dari default.settings.php menjadi settings.php

8. Pada folder default (masih di folder yang sama) buatlah folder baru yang bernama files

9. Kembali ke halaman C:\XAMPP. cari file bernama xampp_start.exe dan klik 2x hingga muncul window DOS, jangan di close. Nanti dengan otomatis akan menghilang dengan sendirinya.

10. Buka browser internet kesukaan kamu. lalu pada address ketik http://localhost/nama folder yang tadi dibuat. Contoh http://localhost/ilmuperpus maka akan keluar tampilan seperti ini

Tampilan drupal berhasil

Jika tidak keluar tampilan seperti ini silahkan cek & ricek lagi apakah tahap sebelumnya ada yang salah

11. Bukalah folder Drupal-6.20 yang ada di dalam tampilan browser

12. Setelah masuk maka akan masuk ke dalam tampilan menginstall drupal. Pilih install dalam bahasa inggris. Lalu isi database username, database name dan password. usahakan database username dan database name disamakan agar mudah dihafal. Setelah itu biarkan saja, jangan klik save & continue dahulu dan ikuti langkah dibawah

13. Buka tab baru pada browser, ketik pada address http://localhost/phpmyadmin

14. Pada home di phpmySQL masukan nama folder pada kolom create new database (contoh = ilmuperpus), dan biarkan kolom sebelahnya bertuliskan Collation. Lalu klik “create”

15. Pilih tab SQL pada halaman phpMyAdmin. lalu ketik seperti yang saya ketik dibawah ini

GRANT ALL ON ilmuperpus.* TO ‘ilmuperpus’@'localhost’
IDENTIFIED BY ‘password databse kamu’;
FLUSH PRIVILEGES;

contoh :

SQL jadi

* kata ‘testestes’ adalah password yang saya masukan pada database password di drupal

** di bagian ini perhatikan betul tulisan anda, karena pasti akan gagal jika tulisan anda salah

16.  Kembali ke tab Drupal (tab sebelumnya) dan klik “save & continue” lalu tunggu beberapa menit hingga drupal benar-benar terinstall di dalamnya.

17. Setelah itu isilah nama website, password, email kamu, username dan perihal lainnya. Saran saya server setting pilih disabled in clean URL’s, karena nanti akan susah diedit URLnya, dan jangan centang tanda update notification. Setelah itu klik “save & continue”

18.  Website localhost kamu sudah siap untuk digunakan. Selamat mencoba!

*** Drupal yang saya gunakan pada contoh versi 6.20

*Note : kalau ada peringatan failed to connect mail to localhost biarkan saja. Karena memang website ini offline, drupal tidak bisa mengirimkan email username dan password kita untuk notifikasi penciptaan website.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 573 other followers